Kamis, 02 Januari 2014

5 hal yang perlu di hindari saat hamil



Ketika sedang hamil sebaiknya wanita jangan terlalu melakukan beberapa hal yang berbahaya bagi kehamilan kamu sebab bisa saja aktivitas yang kamu lakukan berakibat buruk yang membuat janin yang ada di perut kamu mengalami ke guguran. Nah berikut ini ada beberapa hal yang sebaiknya wanita hindari selama kehamilan mau tahu apa aja itu simak berikut ini.
  1. Memakai sepatu hak tinggi Memakai sepatu hak tinggi berbahaya untuk kehamilan sebab kamu bisa saja terjatuh akibat sepatu yang sedang kamu gunakan, nah kamu tahukan apa akibatnya jika sudah terjatuh.
  2. Memindahkan perabot rumah tangga Memindahkan prabotan rumah tanga sebenarnya boleh boleh saja namun perabotan yang kecil dan jangan yang berat berat, sebab jika kamu memindahkan prabotan yang berat akan menimbulkan tekanan pada derah punggung.
  3. Menggendong balita Jika ini adalah kehamilan kedua bagi Anda, Anda mungkin akan memiliki balita yang tetap harus Anda jaga. Jika balita memiliki berat (lebih dari 5 kg), hindari untuk menggendongnya. Hal itu dapat menempatkan tekanan lebih pada punggung dan plasenta.
  4. Sauna Ketika hamil sebaiknya kamu jangan ke sauna sebab bayi kamu bisa kekurangan darah selama di kandungan, hal ini terjadi karena ketika mandi sauna maka darah kamu akan diarahkan ke kulit untuk menenangkan tubuh.
  5. Olahraga terlalu keras Olahraga memang baik untuk kesehatan namun jangan dilakukan terlalu keras, olahraga terlalu keras juga berbahaya untuk kandungan kamu. Nah itulah beberapa hal yang sebaiknya kamu hindari selama kehamilan.

Sumber: unikgaul.

7 Kebiasaan Tidak Sehat yang Harus di Hindari

  1. Mengupil Kebiasaan 'mencari harta karun' di hidung alias mengupil di sembarang tempat bukan saja tidak sehat tetapi juga membuat orang lain merasa jijik. Mengupil sembarangan bisa menyebarkan pilek dan gejala flu lainnya. Sebab virus yang bersemayam di lendir hidung ikut keluar bersama jari tangan yang mengupil. Lalu jari yang tidak dicuci itu digunakan untuk menyentuh barang-barang, termasuk menyentuh makanan, atau bersalaman dengan orang lain.
  2. Menonton TV Hingga Lupa Waktu Berjam-jam menonton televisi bukanlah kebiasaan yang sehat. Sebab duduk diam sambil menonton TV apalagi ditemani aneka camilan tidak sehat berisiko menyebabkan serangan jantung, stroke dan obesitas. Jika Anda kurang bergerak, maka akan mempengaruhi kadar lemak dan gula dalam darah. Membiarkan mata memelototi layar TV lamaplama juga menyebabkan dampak buruk bagi mata. 
  3. Membawa Tas Berat Banyak orang membawa banyak barang saat bepergian untuk menghindari adanya barang penting yang tertinggal. Tapi sebaiknya Anda jangan membebani punggung dengan tas yang begitu berat karena tidak baik bagi kesehatan. Sakit punggung serius, nyeri leher, dan postur tubuh yang buruk bisa terjadi jika Anda terbiasa menggendong tas berat. Maka itu, persiapkan baik-baik barang yang akan dibawa sehingga punggung Anda tidak terbebani. 
  4. Memakai Sepatu Berhak Tinggi Perempuan yang memakai sepatu atau sandal berhak tinggi memang terlihat seksi. Tapi sebaiknya jangan serimg-sering memakai alas kaki seperti ini. Menurut fisioterapi Dr Tina Mahendraker, sepatu berhak tinggi bisa berdampak buruk pada postur tubuh karena memberi tekanan pada sendi. Hak tinggi juga bisa menyebabkan artritis, nyeri punggung, dan cedera tendon. Agar aman, jangan pakai sepatu berhak lebih dari 3,8 cm. 
  5. Menggigiti Kuku Tampaknya memang sangat praktis: memotong kuku hanya dengan menggigitinya. Namun kebiasaan ini bisa menyebabkan bakteri yang hinggap di kuku gampang masuk ke dalam tubuh. Maklum, tangan itu adalah 'petualang' yang menjamah banyak hal sepanjang hari. Tak heran banyak bakteri yang mungkin bersemayam di tangan atau kuku. Jadi mulai sekarang hentikan kebiasan buruk menggigiti kuku. 
  6. Memencet Jerawat http://www.indojamtangan.com Kadang orang merasa gemas jika melihat jerawat nangkring di wajahnya. Alhasil operasi jerawat pun dilakukan. Jika Anda punya kebiasaan seperti ini sebaiknya dihentikan. Sebab dengan menyentuh dan memencet jerawat bisa menyebabkan luka dan peradangan. Hal ini malah membuat masalah di kulit wajah semakin memburuk. 
  7. Melewatkan Seks http://www.unikgaul.com Pasangan suami istri kadang melewatkan seks karena alasan libido yang rendah, banyak kerjaan, atau stres. Padahal tidak baik melewatkan seks berhari-hari bahkan berbulan-bulan. Seks bermanfaat bagi Anda dan kesehatan Anda karena meningkatkan sistem kekebalan dan menjaga hubungan suami istri. Jika Anda kehilangan gairah bercinta segeralah berkonsultasi ke dokter. Libido rendah bisa terjadi karena stres yang memicu kurang aktifnya tiroid, atau karena hipertensi dan ketidakseimbangan hormon.

    source: unikgaul

5 mitos kesehatan di indonesia yang ternyata salah.

1. Kerokan 
Jika anda mengira dengan kerokan bisa mengeluarkan angin yang ada didalam tubuh, itu salah besar. Kerokan menyebabkan pecahnya pembuluh kapiler pada kulit. Hal ini justru berbahaya dan membuat daya tahan tubuh menurun.

2. Tidak Boleh Mandi Saat Cacar
Mitos mengenai penderita cacar tidak boleh mandi sangat bertentangan dengan medis. Menurut dunia kesehatan, sangat penting bagi penderita penyakit kulit seperti cacar atau campak untuk menaga kebersihan kulitnya untuk mencegah penyebaran penyakit. 

3. Mandi Malam Menyebabkan Rematik
Tidak ada hubungan antara mandi malam hari dengan rematik. Selama tubuh dalam kondisi sehat maka tidak akan masalah mandi dimalam hari. Hanya saja, jika sudah terlanjur menderita rematik, lebih baik mandi dengan air hangat. 

4. Tidak Boleh Mandi Saat Demam
Dengan mandi ketika demam dapat menurunkan suhu tubuh yang sedang meningkat. Tetapi, kalau demam disertai dengan rasa menggigil, mandi dengan air hangat akan lebih baik atau kompres dengan air hangat.

5. Berselimut Tebal Saat Demam
Pakaian tebal/ selimut akan menaikan suhu tubuh karena hawa panas yang keluar terperangkap dalam selimut. Suhu yang sangat tinggi (39 derajat atau lebih) pada anak-anak bisa menyebabkan kejang-kejang. Disarankan untuk mengenakan pakaian tipis meskipun tubuh terasa dingin.

source : unikgaul
1. Kerokan Jika anda mengira dengan kerokan bisa mengeluarkan angin yang ada didalam tubuh, itu salah besar. Kerokan menyebabkan pecahnya pembuluh kapiler pada kulit. Hal ini justru berbahaya dan membuat daya tahan tubuh menurun. 2. Tidak Boleh Mandi Saat Cacar Mitos mengenai penderita cacar tidak boleh mandi sangat bertentangan dengan medis. Menurut dunia kesehatan, sangat penting bagi penderita penyakit kulit seperti cacar atau campak untuk menaga kebersihan kulitnya untuk mencegah penyebaran penyakit. 3. Mandi Malam Menyebabkan Rematik Tidak ada hubungan antara mandi malam hari dengan rematik. Selama tubuh dalam kondisi sehat maka tidak akan masalah mandi dimalam hari. Hanya saja, jika sudah terlanjur menderita rematik, lebih baik mandi dengan air hangat. 4. Tidak Boleh Mandi Saat Demam Dengan mandi ketika demam dapat menurunkan suhu tubuh yang sedang meningkat. Tetapi, kalau demam disertai dengan rasa menggigil, mandi dengan air hangat akan lebih baik atau kompres dengan air hangat. 5. Berselimut Tebal Saat Demam Pakaian tebal/ selimut akan menaikan suhu tubuh karena hawa panas yang keluar terperangkap dalam selimut. Suhu yang sangat tinggi (39 derajat atau lebih) pada anak-anak bisa menyebabkan kejang-kejang. Disarankan untuk mengenakan pakaian tipis meskipun tubuh terasa dingin.

Sumber: http://www.unikgaul.com/2013/02/5-mitos-kesehatan-di-indonesia-yang_25.html
Konten ini memiliki hak cipta
1. Kerokan Jika anda mengira dengan kerokan bisa mengeluarkan angin yang ada didalam tubuh, itu salah besar. Kerokan menyebabkan pecahnya pembuluh kapiler pada kulit. Hal ini justru berbahaya dan membuat daya tahan tubuh menurun. 2. Tidak Boleh Mandi Saat Cacar Mitos mengenai penderita cacar tidak boleh mandi sangat bertentangan dengan medis. Menurut dunia kesehatan, sangat penting bagi penderita penyakit kulit seperti cacar atau campak untuk menaga kebersihan kulitnya untuk mencegah penyebaran penyakit. 3. Mandi Malam Menyebabkan Rematik Tidak ada hubungan antara mandi malam hari dengan rematik. Selama tubuh dalam kondisi sehat maka tidak akan masalah mandi dimalam hari. Hanya saja, jika sudah terlanjur menderita rematik, lebih baik mandi dengan air hangat. 4. Tidak Boleh Mandi Saat Demam Dengan mandi ketika demam dapat menurunkan suhu tubuh yang sedang meningkat. Tetapi, kalau demam disertai dengan rasa menggigil, mandi dengan air hangat akan lebih baik atau kompres dengan air hangat. 5. Berselimut Tebal Saat Demam Pakaian tebal/ selimut akan menaikan suhu tubuh karena hawa panas yang keluar terperangkap dalam selimut. Suhu yang sangat tinggi (39 derajat atau lebih) pada anak-anak bisa menyebabkan kejang-kejang. Disarankan untuk mengenakan pakaian tipis meskipun tubuh terasa dingin.

Sumber: http://www.unikgaul.com/2013/02/5-mitos-kesehatan-di-indonesia-yang_25.html
Konten ini memiliki hak cipta
1. Kerokan Jika anda mengira dengan kerokan bisa mengeluarkan angin yang ada didalam tubuh, itu salah besar. Kerokan menyebabkan pecahnya pembuluh kapiler pada kulit. Hal ini justru berbahaya dan membuat daya tahan tubuh menurun. 2. Tidak Boleh Mandi Saat Cacar Mitos mengenai penderita cacar tidak boleh mandi sangat bertentangan dengan medis. Menurut dunia kesehatan, sangat penting bagi penderita penyakit kulit seperti cacar atau campak untuk menaga kebersihan kulitnya untuk mencegah penyebaran penyakit. 3. Mandi Malam Menyebabkan Rematik Tidak ada hubungan antara mandi malam hari dengan rematik. Selama tubuh dalam kondisi sehat maka tidak akan masalah mandi dimalam hari. Hanya saja, jika sudah terlanjur menderita rematik, lebih baik mandi dengan air hangat. 4. Tidak Boleh Mandi Saat Demam Dengan mandi ketika demam dapat menurunkan suhu tubuh yang sedang meningkat. Tetapi, kalau demam disertai dengan rasa menggigil, mandi dengan air hangat akan lebih baik atau kompres dengan air hangat. 5. Berselimut Tebal Saat Demam Pakaian tebal/ selimut akan menaikan suhu tubuh karena hawa panas yang keluar terperangkap dalam selimut. Suhu yang sangat tinggi (39 derajat atau lebih) pada anak-anak bisa menyebabkan kejang-kejang. Disarankan untuk mengenakan pakaian tipis meskipun tubuh terasa dingin.

source : unikgaul
1. Kerokan Jika anda mengira dengan kerokan bisa mengeluarkan angin yang ada didalam tubuh, itu salah besar. Kerokan menyebabkan pecahnya pembuluh kapiler pada kulit. Hal ini justru berbahaya dan membuat daya tahan tubuh menurun. 2. Tidak Boleh Mandi Saat Cacar Mitos mengenai penderita cacar tidak boleh mandi sangat bertentangan dengan medis. Menurut dunia kesehatan, sangat penting bagi penderita penyakit kulit seperti cacar atau campak untuk menaga kebersihan kulitnya untuk mencegah penyebaran penyakit. 3. Mandi Malam Menyebabkan Rematik Tidak ada hubungan antara mandi malam hari dengan rematik. Selama tubuh dalam kondisi sehat maka tidak akan masalah mandi dimalam hari. Hanya saja, jika sudah terlanjur menderita rematik, lebih baik mandi dengan air hangat. 4. Tidak Boleh Mandi Saat Demam Dengan mandi ketika demam dapat menurunkan suhu tubuh yang sedang meningkat. Tetapi, kalau demam disertai dengan rasa menggigil, mandi dengan air hangat akan lebih baik atau kompres dengan air hangat. 5. Berselimut Tebal Saat Demam Pakaian tebal/ selimut akan menaikan suhu tubuh karena hawa panas yang keluar terperangkap dalam selimut. Suhu yang sangat tinggi (39 derajat atau lebih) pada anak-anak bisa menyebabkan kejang-kejang. Disarankan untuk mengenakan pakaian tipis meskipun tubuh terasa dingin.

Sumber: http://www.unikgaul.com/2013/02/5-mitos-kesehatan-di-indonesia-yang_25.html
Konten ini memiliki hak cipta
1. Kerokan Jika anda mengira dengan kerokan bisa mengeluarkan angin yang ada didalam tubuh, itu salah besar. Kerokan menyebabkan pecahnya pembuluh kapiler pada kulit. Hal ini justru berbahaya dan membuat daya tahan tubuh menurun. 2. Tidak Boleh Mandi Saat Cacar Mitos mengenai penderita cacar tidak boleh mandi sangat bertentangan dengan medis. Menurut dunia kesehatan, sangat penting bagi penderita penyakit kulit seperti cacar atau campak untuk menaga kebersihan kulitnya untuk mencegah penyebaran penyakit. 3. Mandi Malam Menyebabkan Rematik Tidak ada hubungan antara mandi malam hari dengan rematik. Selama tubuh dalam kondisi sehat maka tidak akan masalah mandi dimalam hari. Hanya saja, jika sudah terlanjur menderita rematik, lebih baik mandi dengan air hangat. 4. Tidak Boleh Mandi Saat Demam Dengan mandi ketika demam dapat menurunkan suhu tubuh yang sedang meningkat. Tetapi, kalau demam disertai dengan rasa menggigil, mandi dengan air hangat akan lebih baik atau kompres dengan air hangat. 5. Berselimut Tebal Saat Demam Pakaian tebal/ selimut akan menaikan suhu tubuh karena hawa panas yang keluar terperangkap dalam selimut. Suhu yang sangat tinggi (39 derajat atau lebih) pada anak-anak bisa menyebabkan kejang-kejang. Disarankan untuk mengenakan pakaian tipis meskipun tubuh terasa dingin.

Sumber: http://www.unikgaul.com/2013/02/5-mitos-kesehatan-di-indonesia-yang_25.html
Konten ini memiliki hak cipta